Eceng gondok
(Eichornia crassipes) sering kita anggap sebagai penyebab terjadinya pencemaran
air. Tumbuhan yang berasal dari Brazil ini memiliki bagian akar, batang dan
helai daun mengandung rongga udara dan massa jenisnya (massa per volume air)
lebih ringan, yaitu kurang dari massa jenis air yang besarnya 1 kg/m3 sehingga
dapat menyerap limbah yang mudah mengapung di permukaan air, misalnya limbah
minyak. Namun, kontrol terhadap pertumbuhan tanaman ini harus dilakukan, karena
pertumbuhan eceng gondok sangat cepat. Nah, jenis-jenis tanaman tersebut layak
dicoba diterapkan di pengolahan limbah rumah tangga kita, selain bermanfaat
mengurangi pencemaran, dan bersifat ramah lingkungan, tentunya menambah
keasrian.
Selain
itu, tumbuhan Eceng Gondok dapat menyerap unsur hara (senyawa organik dan
anorganik) yang terdapat pada limbah. Eceng Gondok dan bakteri pengurai pada
air limbah memiliki sifat simbiosis mutualisme (saling melengkapi). Hal ini
dibuktikan dari jumlah bakteri pengurai pada air limbah yang membutuhkan
oksigen dari hasil fotosintesis tumbuhan air (Eceng Gondok), sedangkan Eceng
Gondok membutuhkan karbondioksida dan amonium untuk proses fotosintesis.
Sebenarnya, dibandingkan dengan Eceng Gondok muda, Eceng Gondok tua lebih
efektif untuk menyerap limbah kotor. Eceng Gondok tua memiliki struktur akar,
batang, dan daun yang lebih besar sehingga lebih banyak menyerap amonia yang
terkandung pada limbah.
Berikut
percobaanya :
A.
Bahan
- bahan : Enceng
gondok
Air
4
Wadah, ukurannya harus sama
Tawas
Detergen.
B.
Langkah
– langkah :
1. Siapkan 4 wadah. Sebaiknya yang berwarna bening
agar perubahan warnanya mudah diamati.
2. Isi semua wadah dengan 1,5 liter air.
3. Campurkan air dengan 20 gr detergen.
4. Bersihkan enceng gondok dari lumpur. Lalu letakkan
3 - 5 tanaman enceng gondok diwadah 1. Diwadah 2 sebanyak 5 - 9. Dan diwadah 3
sebanyak 10 - 15.
5. Air diwadah ke 4 diberi tawas sebanyak 20
gr.
6. Tunggu 3 hari dan angkat enceng gondok dari
wadah. Sebagian atau seluruh enceng
gondok akan membusuk. Lalu amati air disetiap wadah.
Hasil :
- Diwadah
1 air berwarna hijau karena semua enceng gondog membusuk. Terdapat endapan
dibawah wadah.
- Diwadah
2 air berwarna kehijauan karena sebagian besar enceng gondok membusuk.
Terdapat endapan di bawah wadah yang lebih banyak daripada di wadah 1.
- Diwadah
3 air berwarna jernih namun agak kekuningan karena enceng gondog sebagian yang membusuk. Terdapat endapan
di bawah wadah namun lebih sedikit daripada diwadah 2.
- Diwadah 4 air berwarna jernih namun agak putih. Terdapat endapan dibawah wadah yang merata.
Semoga bermanfaat :)
Mohon jangan copy paste artikel ini tanpa mencantumkan sumbernya. Tolong hargai karya orang lain. Ini link jika anda ingin mem-copas artikel ini
